Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Saturday, 20 April 2013

What Do I Get from JKT48?

Day 6 (Last Day) #NgeBlogSukaSuka - "What Do I Get from JKT48?"

Halo semuanya! Nggak kerasa ya udah masuk ke hari terakhir penyelenggaraan #NgeBlogSukaSuka dari operator kita tercinta, IM3! Rasanya kemarin baru saja Shonichi... Hehe. Kalo bahasa kerennya sih disebut senshuuraku yang artinya pertunjukan terakhir. Pokoknya gue mau ucapin makasih dulu kepada IM3 yang udah ngadain kompetisi ini dan membuat gue ngurus blog lagi. Semoga gue selain dapet SMS gratis dari IM3 Suka-Suka, gue juga bisa dapet CD JKT48 + poster gratis dari #NgeBlogSukaSuka! Hehe, doakan ya teman-teman.


Mau pake banget! (Cr: Indosat's Wordpress)

Yak, sebagai post penutup, gue telah menjanjikan sesuatu yang esensial dari kecintaan gue terhadap JKT48. Kenapa esensial? Karena hal-hal inilah yang membuat gue tetap mencintai mereka. Menurut gue, hal yang kita lakukan dalam hidup ini haruslah memiliki manfaat positif bagi diri kita. Oleh karena itu, gue bakal menceritakan mengenai hal-hal positif yang telah gue dapat dari (kecintaan gue terhadap) JKT48. Yuk langsung dimulai, tarik maaang~

Pertama, mereka membawa kembali keceriaan dan senyum gue. Dengan hadirnya mereka dalam hidup gue, gue merasa hari-hari gue jauh lebih berwarna. Apalagi, seperti yang gue bilang sebelumnya, roda hidup gue sedang berada di bawah sebelumnya. Cinta itu memang membuat hidup kita lebih berwarna. Dan kecintaan gue terhadap JKT48 telah mengembalikan spektrum-spektrum warna kehidupan gue yang mulai hilang. Mereka bisa membuat gue tersenyum kapanpun.

Salah satu oknum yang selalu membuat gue tersenyum. (Cr: JKT48)

Kedua, mereka membuat gue kembali menyentuh dunia desain. Entah kenapa, photopack mereka terlalu menggoda untuk sekedar dikoleksi. Walhasil, gue minta Vince untuk scan photopack-photopack tersebut dan kirim hasilnya ke gue. Hasil scan itu sering gue pake untuk bikin digital art. Mayoritas sih untuk hadiah atau post iseng di Instagram hehe. Sepertinya gue memiliki cukup kemampuan untuk berada di bidang desain, namun gue membiarkan kemampuan itu luntur selama hampir setahun. JKT48 kembali memberi gue semangat untuk bermain dengan warna-warna yang secantik diri mereka.

Desain favorit gue! Ini gue desain buat ngadoin seseorang Beby-oshi.

Ketiga, gue bisa mengenal banyak orang. Setelah menjadi penggemar JKT48, gue jadi kenal sama banyak orang. Mulai dari fans yang casual hingga fans yang suka makan bareng member. Hal ini tentunya memperluas pergaulan gue dan gue dapat melihat dunia dengan sudut pandang yang lebih luas. Dan tentu saja, gue bisa kontak-kontakan dengan mereka via SMS-an menggunakan IM3 Suka-Suka. Tenang aja, mau sebanyak apapun temen gue, SMS dari IM3 Suka-Suka gratis ke semua operator!

Keempat, dan bisa dibilang menurut gue yang paling saik, gue menjadi orang yang pintar mengatur keuangan. To balance a great outcome, you have to get a great income. Dari SMP dulu, gue memang sudah terbiasa menabung walau sedikit. Nah, sekarang tabungan gue jadi lebih terarah. Gue harus sedia uang buat Theater dan merchandise, kalau-kalau gue lapar mata. Kalo udah punya tujuan nabung, nabung bakal jadi lebih serius, semangat, dan terarah. Nah, salah satu trik biar bisa banyak nabung adalah dengan menggunakan IM3! Kenapa? Karena IM3 tarifnya murah-murah, mau telpon, SMS, atau internetan. Jadi gue nggak perlu sering-sering beli pulsa karena IM3 irit banget!

Tanpa strategi keuangan yang baik, Anda akan miskin dalam sekejap.

Dan yang terakhir, mereka memberikan contoh yang baik mengenai kerja keras dan semangat. Gue yakin, walau terlihat bahagia dengan segala hingar-bingarnya, mereka mengalami masa-masa yang sangat sulit untuk menjadi seperti sekarang. Dari sejak audisi, Theater pertama, Meet and Greet, dan rangkaian peristiwa lainnya, tidak akan bisa terhitung banyaknya tetes keringat dan air mata yang telah mereka cucurkan. Apalagi setelah gue tahu bahwa latihan fisik mereka keras, gue semakin termotivasi. Mereka, para gadis remaja yang umumnya dinilai lemah, bisa mengatasi segala beban tersebut. Saat pagi mereka sekolah atau kuliah, dan sepulangnya mereka harus mulai bekerja sebagai member JKT48; tampil di Theater hingga larut malam. Gue yang hidupnya semudah ini, kenapa sering banget mengeluh ya? Kadang gue merasa malu sama Oshi gue. Oleh karena itu, gue harus tetap semangat sebagaimana Oshi gue selalu semangat menjalani hari-harinya!

 Tentu nggak mudah bagi mereka untuk dapat berdiri seperti sekarang ini.
(Cr: JKT48 Project)

Kira-kira hal-hal tersebutlah yang membuat gue tetap mencintai mereka. Gue senang karena banyak hal positif yang bisa gue terima dari mereka. Semoga teman-teman juga ya! Jangan sampai kalian idoling cuma buat kesenangan semata tanpa ada pelajaran hidup yang kalian ambil. Banyak hal positif yang bisa kalian ambil dari mereka kok hehe.

Kalo harapan gue buat JKT48 ke depannya, yaa semoga semakin sukses karirnya dan langgeng-langgeng terus, jangan ada graduation lagi karena menurut gue masih banyak yang bisa JKT48 capai. Semoga juga JOT selaku perencana dan pelaksana semakin profesional. Selain itu, semoga penggemar-penggemar JKT48 bisa lebih dewasa lagi. Dan untuk IM3, semoga tetap terus jadi provider yang paling pas buat anak muda dengan segala tarif murah dan gratisannya!

Udah deh, ga ada yang lebih baik dari IM3! (Cr: Indosat's Wordpress)

Sepertinya gue harus menutup rangkaian post #NgeBlogSukaSuka di post ini. Semoga kalian semua suka dengan cerita yang gue tulis ya! Semoga juga cerita-cerita gue bisa ngasih informasi baru dan manfaat buat semua orang yang udah baca! Mudah-mudahan post gue yang ini bisa menjadi penutup yang manis dan mencakup semua. Thanks for staying tuned in my blog! Tetap dukung JKT48 setulus hati dan pakai IM3 yaaaaa! Terimakasih banyak!

 Ada gue loh! Ini saat ultah Beby. Makasih semuanya yang udah baca! (Cr: JKT48 Project)

"Impian ada di tengah peluh, bagai bunga yang mekar secara perlahan. Usaha keras itu tak akan mengkhianati." JKT48 - Shonichi/Hari Pertama
___________________

Monday, 2 January 2012

Humans, and Their Memories

"Gue gak akan lupain lo selamanya..."

Oke. Saya bukan mau ngegalau tentang itu kok! Haha. Abis baca postingannya Yugin. Dan tiba-tiba saya keinget sama salah satu kutipan dari game favorit saya, Ace Attorney, yang akan saya kasih nanti. Oke, kali ini saya pengen bicara (atau tepatnya... mengetik?) tentang konsepsi kenangan.

Namanya juga anak muda, wajarlah kalau masih labil (termasuk saya, oke, fine!) Pasti kita sering denger kata-kata selamanya, khususnya dalam kalimat seperti yang di paling atas post ini. Yaa, emang biasanya kalo ada kenangan-kenangan manis, pasti nggak pengen kita lupain. Atau kalau ada kenangan buruk, kadang kita juga suka bilang, "Gue gak bisa lupain ini semua, begitu sakit rasanya..." Oke itu agak lebay sih...


Cover game Ace Attorney: Trials & Tribulations. Cr: Wikipedia.

Singkat cerita, saya lagi mainin ulang game Ace Attorney: Trials & Tribulations, yaitu game visual-novel tentang pengacara gitu, tapi storylinenya padat makna banget, dan quotesnya juga dalem. Nah, salah satu quote yang saya dapet itu adalah:


"No matter how tough the case... No matter how bitter the memories... they always fade over time. ... Then you file them away and eventually forget them..."
Godot/Diego Armando, Bridge to The Turnabout

Penampakan dari Godot, salah satu Prosecutor favorit saya karena ketenangannya dan metafornya.

Ngeliat quote itu, saya sadar. Sebenernya, sepahit apapun sebuah kenangan (atau bahkan semanis apapun) manusia punya kecenderungan untuk melupakannya. Semua akan semakin luntur seiring dengan berjalannya waktu. Ada pepatah, "Time will heal anything," mungkin bisa juga ditambah, "Time also will erase anything." Bahkan, diri kita semua, juga akan pupus seiring berjalannya waktu, kan?

Well, saya nggak men-judge semua memori bisa dilupakan gitu aja. Pasti ada memori-memori tertentu, apalagi yang sedih, misal kematian orangtua atau bencana alam yang besar, yang nggak bisa hilang begitu aja. Tapi, di usia kita yang masih muda gini, semua memori pasti rentan akan penghapusan berkala, apabila nggak dijaga dengan baik. Sayang juga kan, kalo kenangan-kenangan itu, baik yang pahit maupun yang manis, hilang begitu aja?

Saya nggak tahu gimana saya seharusnya mengakhiri post ini. Yang jelas, semua poin-poin di atas adalah alasan mengapa saya menulis (atau mengetik) blog ini :) Seperti kata salah satu motivator, "Tulislah! Karena kamu akan lupa." Ya, jika Anda ingin menjaga kenangan Anda, maka tulislah :)


"@yuginifty semanis apapun, manusia pasti lupa dan ga bakal inget kalo ga diingetin. karena itu kita menulis (tepatnya mengetik) :D"
- @kkwonsoul

Saturday, 9 April 2011

Get Connected!

"Koneksi itu penting. Dikenal itu butuh. Eksis itu bonus. Sok itu alay."
Taufik A. Wiradarmo, pengamat sosial (wannabe)

Note: Retweeted by @ShidoStrife @jjungli @fanfania @mxrecd @tantrikarina @FATINFSH @erlymaulidya

Quote yang saya tulis berkat pernyataan Hanindito Danusatya (ketua MPK Smansa, classmate, @ditosatyadanu) yang berkata, "Harusnya lo yang jadi komentator pik, lo lebih ngerti." pada suatu pertandingan sepakbola plastik antarkelas
Oke. Komentator sepakbola. Salah satu cita-cita saya dari dulu. Tapi sayang, saya nggak tau gimana cara mencapainya. Dan saya kira satu-satunya jalan buat ngelatihnya itu, ya di turnamen bola plastik antar kelas kaya gini. Sayang, 1 kesempatan udah saya lewatin...

Di sini saya sadar, betapa pentingnya sebuah koneksi. Dengan koneksi yang lancar, anda bisa melakukan sesuatu dengan mudah, apabila koneksinya tepat. Contoh, koneksi yang baik dengan berbagai EO, bisa bikin band kita sering diundang event. Di SMANSA, saya termasuk golongan nggak eksis, tapi nggak tertindas juga sih. Saya bukan si gaul, si eksis, si pentolan, si religius, si organisator, ataupun si jenius. Dan di sini saya nggak punya koneksi apapun sama ekskul sepakbolanya. Wassalam.

Selain itu, dikenal juga nggak kalah penting. Kalo kita udah terkoneksi, kita melakukan sesuatu. Nah, dampak dari sesuatu tersebut, tergantung dari seberapa dikenalnya kita di suatu komunitas. Percuma kalo kita nggak dikenal, paling mayoritas cuma bilang, "Ih, tu orang siapa sih?"

Eksis itu bonus. Ya, jangan jadikan eksis sebagai tujuan. Karena jatohnya ke sok (eksis) nanti, yang terkesan alay. Cari perhatian sana-sini, biar keliatan keren. Mending kalo diterima, kalo ditolak, jadilah situ musuh anak gaul se-sekolah! HAHAHA! *puas*

Kenapa saya bilang bonus? Ya karena tadi, eksis bukan tujuan. Kalau kita punya koneksi, terus dikenal, dan berbuat hal-hal positif, secara otomatis juga kita bakal eksis kok...

Yasudah lah, kita lihat aja ke depannya gimana. Masih ada SPL. Hahaha~

"Tanpa koneksi, anda susah berbuat. Tanpa dikenal, perbuatan anda tak berdampak besar."
Taufik A. Wiradarmo, suksesor Mario Teguh (Teu Puguh)

Note: Retweeted by @aldibhas
愛 am Topik